Menjanjikannya Pagi

Ibaratnya, dua malam telah berlalu

Dengan tiada bulan diantaranya

Hanya mega mendung kubah penutupku

Dan angin yang membawa pergi sajak-sajak rindu.

Pada merdu malam

Kubisikkan seiris gundah

yang menelanjangi suara batinku

Bahwa bukan maksudku melupa

Memberinya pagi tanpa terluka.

Advertisements
Posted in coretan | Tagged , ,

Sejak Awan Mengabarkan Padaku

Kutitip salam untuk kalian

Pada sebuah perahu yang menepi karang

Terbuai indah samudera

Kukira tak mungkin sampai

Sejak awan mengabarkan padaku

Bahwa hujannya sudah tak sanggup lagi

Menghapus retaknya zaman

Yang meninggi perbedaan

Terkotak seperti tikus dalam perangkap

Bingung menentu arah

Terkoyak menelan ludah

Suburnya diambil mereka

Diganti dengan sekoper derita

Membangga kebenaran masing – masing

Menginjak perbedaan yang mempersatukan

Mata terbuta akan kuasa

Sesepuh lelah berkata

Terpecah oleh siulan peradaban

Entah kemajuan atau kemerosotan

Semua tak lagi setara

Sejak awan mengabarkan padaku

Bahwa hujannya sudah kering

Sekering tanahku

Posted in coretan | Tagged , ,

sumber ilustrasi gambar

Aku takut kehilangan senjaku

Sejak keindahan itu menghinggap pekat dalam tiap senyummu

Dan aku tahu ketakutanku takkan menjadi nyata

Walau senyum itu bukan milikku lagi, biarkan aku tetap menikmati senjaku

Link | Posted on by | Tagged ,

Tak Bertuan

Malam ini, pada tanah kering

Dengan pena dari ranting lapuk,

kembali aku menulis tentang rindu

Sebelum hujan datang

yang akan menghapusnya

yang entah juga untuk siapa

Posted in coretan | Tagged ,

Jika


Jika aku pulang malam ini,

akankah ketakutanku tentangmu menghilang

Aku pandangi senja sore ini

Pada bagian yang abadi,

senyumku tak menemukan fana

Posted in coretan | Tagged , ,