Yang Terlupa

Bersua kelam langit kembali

Berbayang fana hirup gelisah

Menuai rapih kisah terdulu

Antara rindu yang tabu,

atau lelah yang terpacu

Dalam hati berbalut sunyi,

Aku menjadi sebungkus abu yang basi


Percikan gaung bersaut sebuah nama

Teringat jelas sentuhan lati

Keakuanku tersingkir tetapi

Menghinggap dalam hamparan pasif

Kerinduan sirna tanpa berbekas

Dalam hati berbalut sunyi,

aku menjadi sebungkus abu yang basi


Ujar rasa kepada asa

Lena nurani hilangkan murka

Terkapar sesaat menjadi duka

Untuk bunga dandelion putih

Aku terpipih terhimpit perih

Dalam hati berbalut sunyi,

aku menjadi sebungkus abu yang basi

Advertisements

About arif rahman

Duniaku tak seluas duniamu, sempit dan terbatas kata-kata
This entry was posted in coretan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s