Ibu

Purnama pun tersenyum

menatap sayu binar wajahmu

Bahkan bintang – bintang seakan terhenti

sepersekian masa

Dan angin pun berhembus sendu,

ketika lantunan do’a kau bisikkan

untuk anak – anakmu

yang dititipkan kepadamu


Kau bahkan tak pernah meminta

apa yang sepantasnya musti kau pinta

Bahkan dengan airmata pun kau berjuang,

kau tak pernah meminta

apa yang sepantasnya musti kau pinta


Ibu,

dengan segenap rasa dan segenggam asa

kau rengkuh perjalanan kami

meniti hari takdir Ilahi

menuju esok yang selalu menanti

Advertisements

About arif rahman

Duniaku tak seluas duniamu, sempit dan terbatas kata-kata
This entry was posted in coretan and tagged , , . Bookmark the permalink.