Menjanjikannya Pagi

Ibaratnya, dua malam telah berlalu

Dengan tiada bulan diantaranya

Hanya mega mendung kubah penutupku

Dan angin yang membawa pergi sajak-sajak rindu.

Pada merdu malam

Kubisikkan seiris gundah

yang menelanjangi suara batinku

Bahwa bukan maksudku melupa

Memberinya pagi tanpa terluka.

Advertisements

About arif rahman

Duniaku tak seluas duniamu, sempit dan terbatas kata-kata
This entry was posted in coretan and tagged , , . Bookmark the permalink.